Yang Fana Adalah Waktu Yang fana adalah waktu. Kita abadi memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa "Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?" tanyamu. Kita abadi. DOI: 10.30599/spbs.v5i1.2019 Corpus ID: 260099518 SIMBOL WAKTU DALAM PUISI TANGAN WAKTU DAN YANG FANA ADALAH WAKTU KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Indra Rasyid Julianto, Annisa Sauvika Umami, +7 authors Damono Published in Seulas Pinang: Jurnal… 14 April 2023 Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Ide Utama Yang Fana Adalah Waktu Karya Sapardi Djoko Damono. Ide utama dari puisi ini adalah kritik bagi orang-orang yang menghabiskan hidupnya untuk mengejar hal-hal yang tidak bermanfaat dan untuk mengingatkan bahwa suatu saat mereka akan meninggalkan dunia ini, dan seiring dengan waktu yang berjalan, kehidupan mereka menumpuk kesenangan yang Jarak dan waktu. Pagi ini merupakan pagi yang cerah. Kota Jakarta terlihat sangat indah hari ini. Para perkerja terlihat berlalu-lalang menyambut pagi yang cerah. Langit yang sangat menawan membuat siapa saja yang melihatnya pastilah memiliki hari yang baik sekarang. Angkasa menggenggam coklat panas favoritnya, menyeruputnya sedikit demi sedikit. Makna Puisi "Yang Fana adalah Waktu" menyiratkan beberapa pesan. Sapardi mecoba mengingatkan sesama, betapa pentingnya waktu yang dimiliki di dunia. . Apalagi dalam momen pergantian tahun ini Puisi | Yang Fana Adalah Waktu | Sapardi Djoko DamonoYANG FANA ADALAH WAKTUYang fana adalah waktu. Kita abadi:memungut detik demi detik, merangkainya seperti Puisi ini mengajukan pertanyaan fundamental tentang makna waktu dalam konteks kehidupan manusia, serta bagaimana manusia berinteraksi dengan waktu tersebut. Waktu sebagai Konsep Fana: Puisi ini menggambarkan waktu sebagai sesuatu yang fana, sesuatu yang sementara dan akan berlalu. kWF7e.