Lukas adalah penulis injil Lukas dan kitab Kisah Para Rasul. Lukas tidak menyebut nama pribadinya dalam kedua kitab tersebut, namun Paulus menyebutnya dalam tiga surat yang berbeda. Baik Lukas maupun Kisah Para Rasul dialamatkan kepada orang yang sama, Teofilus (Lukas 1:3; Kisah 1:1). Tidak ada yang mengetahui sosok Teofilus, namun kita tahu Nas : Rom 5:1. Pembenaran karena iman mengakibatkan beberapa hasil bagi orang percaya: damai dengan Allah. (lihat art. DAMAI SEJAHTERA ALLAH ), kasih karunia, pengharapan, keyakinan, penderitaan, kasih Allah, Roh Kudus, selamat dari murka Allah, pendamaian dengan Allah, keselamatan oleh hidup dan kehadiran Yesus, dan sukacita di dalam Allah Dengan maksud menentang pendapat orang-orang Korintus yang salah itu, Paulus bertitik tolak ajaran dasari dari pemberitaan Injil, yaitu: peristiwa Paskah: Yesus wafat dan dibangkitkan, 1Ko 14:3-4 (bdk Rom 1:4; Gal 1:2-4; 1Te 1:10, dll). Ajaran itu diuraikan dengan menyebut sejumlah penampakan Yesus yang dibangkitkan, 1Ko 14:5-11, bdk Kis 1:8+. Teks -- Kisah Para Rasul 27:1-44 (TB) 27:1 Setelah diputuskan, bahwa kami akan berlayar ke Italia, maka Paulus dan beberapa orang tahanan lain diserahkan kepada seorang perwira yang bernama Yulius dari pasukan Kaisar. 27:2 Kami naik ke sebuah kapal dari Adramitium yang akan berangkat ke pelabuhan-pelabuhan di sepanjang pantai Asia, lalu kami Lukas: Injil Kaum Marginal. Dalam naskah Perjanjian Baru, Injil Lukas selalu diberi tempat ketiga, sesudah Injil Markus dan sebelum Injil Yohanes. Dengan demikian kedekatan Lukas dengan kedua injil sinoptik lain terjaga dengan baik, tetapi hubungannya dengan Kisah Para Rasul, jilid kedua karya Lukas, terputus. Klik: Ayat Alkitab; Tafsiran; Act / Kisah Para Rasul 5:26-42 Act 5:26 Maka pergilah kepala pengawal serta orang-orangnya ke Bait Allah, lalu mengambil kedua rasul itu, tetapi tidak dengan kekerasan, karena mereka takut, kalau-kalau orang banyak melempari mereka. Kisah Para Rasul menjadi kelanjutan kitab Injil yang mencatat janji yang tergenapi itu . (Kis. 5:1-11), rasul-rasul dipenjara (Kis. Tafsiran Alkitab Masa Kini, Jil. 3. Jakarta: Yayasan Buklet #12: Kisah Para Rasul dan Roma 5 BAB 2 “Sidik Jari yang Terlihat dari Gereja yang Tidak Terlihat” Pasal 2 dimulai dengan penggambaran Hari Pentakosta, yang menjadi hari lahir gereja (Kis. 2:1-18). Selagi kita membaca Kisah Para Rasul 2, adalah penting untuk kita sadari bahwa Hari 1 Samuel 15:10-31; Kisah Para Rasul 5:1-11 Rabu, 20 Kejadian 16:1-14; Lukas 18:15-17 penulis dalam membuat tafsiran leksionaris perlu memperhatikan: Ende: Kis 2:2-4. Tiupan angin jang berdaja kuat tetapi tidak kelihatan melambangkan tjara pimpinan Roh Kudus, dan lidah-lidah api itu bahwa Roh Kudus menerangi akal-budi, mengobarkan semangat dan membersihkan hati dari unsur-unsur tak murni. Bdl. Yoh 3:8; 20:22; Mat 3:11. 594s.